Lima Tanda Perusahaan Telekomunikasi Anda Butuh Rebranding

Share the knowledge

Apa itu branding? Bergantung kepada siapa Anda tanyakan, maka Anda akan mendapatkan definisi yang beragam. Silakan Googling secara cepat saja, biasanya sejumlah definisi berikut ini akan muncul:

  1. Nama, desain atau simbol yang membedakan produk satu penjual dari yang lain
  2. Apa yang diperjuangkan perusahaan dalam hal layanan atau elemen non fisik lainnya
  3. Menyelaraskan apa yang Anda pikir tentang perusahaan Anda dan apa yang dipikirkan orang lain
  4. Sebuah janji untuk pelanggan Anda

Jawaban mana yang benar untuk branding? Ternyata semuanya. Branding mencakup segalanya, mulai dari logo dan skema warna hingga kepribadian merek Anda. Banyak pemikiran dimasukkan ke dalam elemen-elemen ini saat bisnis pertama kali dibangun, tetapi mereka jarang disesuaikan ulang setelah itu.

Tidak peduli seberapa besar Anda menyukai branding perusahaan telekomunikasi Anda, pada akhirnya akan tiba saatnya untuk memikirkannya kembali. Mengapa? Trend desain yang berubah, pergeseran reputasi Anda, pesaing baru memasuki pasar, atau bisnis Anda yang semakin berkembang adalah beberapa alasan yang mengharuskan penyesuaian branding (rebranding).

Membiasakan diri mengevaluasi branding Anda setiap tahun adalah praktik yang baik untuk dilakukan. Jika Anda belum pernah melakukannya, kemunculan beberapa tanda di bawah ini bisa mengisyaratkan inilah saatnya melakukan rebranding perusahaan telekomunikasi Anda

 

1. Situs web Anda ketinggalan zaman, secara fungsional maupun visual.

Situs web adalah kesan pertama yang didapat orang dari perusahaan telekomunikasi Anda. Konsumen dari semua industri mengharapkan teknologi menjadi bagian dari pengalaman bisnis mereka, terutama di industri telekomunikasi.

Situs web yang ketinggalan zaman membatasi kemampuan perusahaan Anda mengirimkan konten yang dibutuhkan calon konsumen untuk membuat keputusan. Bahkan jika semua informasi yang mereka butuhkan ada di sana, situs web yang ketinggalan secara visual merusak kredibilitas Anda. Ini sama dengan seseorang muncul untuk wawancara kerja mengenakan t-shirt bertuksedo.

Situs web haruslah berperan sebagai tenaga penjualan daring (online) Anda. Seharusnya informasi tersedia bagi pengunjung di setiap fase perjalanan konsumen telekomunikasi. Menangkap calon pelanggan dan secara bertahap memelihara calon pelanggan tadi hingga menjadi pelanggan melalui berbagai taktik pemasaran ulang dan otomatisasi pemasaran.

2. Merek Anda tidak memiliki suara (voice) dan nada (tone) yang jelas.

Suara dan nada adalah elemen branding yang paling banyak diabaikan. Tidak menghiraukan suara dan nada dapat menyebabkan ketidakkonsistenan dalam pengiriman pesan merek Anda.

Merek telekomunikasi pada saat ini memiliki lebih banyak peluang untuk berinteraksi dengan pelanggan dan calon pelanggan mereka. Dengan iklan cetak dan televisi tradisional, merek berkomunikasi secara outbound. Namun melalui media sosial, merek telekomunikasi dapat melakukan percakapan aktual dengan pengikut (follower) mereka. Karena itu, membangun suara dan nada adalah bagian penting dari merek Anda.

Suara adalah gaya Anda, sudut pandang Anda, dan kepribadian Anda. Semuanya adalah yang meliputi kepribadian branding Anda. Putuskan apakah branding Anda:

  1. Formal atau casual?
  2. Menggunakan humor?
  3. Menggunakan bahasa gaul?
  4. Menggunakan emoji?
  5. Menggunakan jargon khusus industri Anda?
  6. Menanggapi situasi tertentu tertentu di media sosial (keluhan, pujian, pertanyaan, dan lain-lain)?

Sedangkan nada adalah khusus untuk isi pesan Anda dan bagian dari suara merek Anda. Menurut Written.com, nada Anda dapat berubah tergantung pada jenis pesan yang ingin Anda sampaikan.

Inilah contoh yang mereka berikan: Jika suara Anda lucu/berhumor, apakah nada suara Anda:

  • Lucu ha-ha?
  • Sarkastik?
  • Lucu sadis?
  • Humor gelap?

3. Merek dan pesan Anda tidak lagi selaras.

Pesan merek mengacu pada proposisi nilai dasar yang disampaikan dan bahasa yang digunakan. Itulah yang membuat pembeli berhubungan dengan merek Anda dengan menginspirasi mereka, membujuk mereka, memotivasi mereka, dan pada akhirnya membuat mereka ingin membeli produk Anda.

Sebagian besar penawaran produk dan layanan bisnis berkembang seiring berjalannya waktu karena pergeseran pasar atau perubahan permintaan pelanggan. Penting bagi Anda untuk memastikan bahwa pesan merek Anda adalah secara akurat mencerminkan bisnis dan merek telekomunikasi Anda.

Tanyalah diri Anda sendiri:

  • Apa yang penting bagi pelanggan Anda?
  • Apa yang membuat produk/layanan Anda unik?

4. Anda belum menetapkan target audiens Anda

Jika perusahaan Anda belum menentukan siapa yang mereka inginkan sebagai audiens mereka, bagaimana mereka dapat secara efektif mem-branding dan memasarkan diri mereka sendiri? Tentu tidak akan bisa. Dengan tidak menentukan siapa audiens target Anda, Anda mungkin tidak bisa menjangkau mereka di tempat yang tepat dengan pesan yang tepat.

Setiap merek harus menciptakan buyer persona. Ini adalah representasi fiksi dari calon pelanggan Anda. Buyer persona membantu setiap aspek branding dengan cara memandu penciptaan aspek visual merek, pesan, dan suara Anda.

Saat membuat buyer persona, analisislah basisdata kontak Anda dan lakukanlah wawancara dengan pelanggan, calon pelanggan dan pihak ketiga. Lakukan 3-5 wawancara untuk setiap persona yang ingin Anda buat. Ambil sampling orang yang akan mewakili calon pembeli ideal Anda maupun yang non ideal untuk melukiskan gambaran yang tepat siapa yang ingin Anda targetkan.

5. Logo perusahaan Anda belum pernah diperbarui sama sekali.

Seiring perkembangan bisnis telekomunikasi Anda, begitu juga seharusnya logo Anda berubah. Trend desain berubah seiring waktu namun merek Anda tidak berubah seiring waktu. Cari tahu kapan logo Anda terakhir diperbarui dan bandingkan dengan trend desain saat ini atau praktik terbaik desain jaman now.

Memperbarui logo Anda tidak harus secara drastis. Bahkan, jika Anda mempelajari bagaimana merek ikonik mengembangkan logo mereka dari waktu ke waktu, sebagian besar berubah secara halus. Pelajari bagaimana perusahaan minyak Shell secara bertahap mengembangkan logo mereka.

Mengetahui kapan harus mengubah branding tidak harus rumit. Mengajak bersama pengambil keputusan utama dalam organisasi Anda sejak awal adalah kuncinya. Jadi pastikan untuk melakukan pekerjaan rumah Anda dan bersiaplah untuk membela alasan Anda. Pastikan untuk menetapkan tujuan untuk rebranding dan jelaskan rencana terperinci tentang apa yang akan terjadi serta tenggat waktu untuk setiap langkahnya.

Sumber : diterjemahkan dan diedit dari www.mightyadvertising.com

Photo credit: Crash Test Mike on Visualhunt.com / CC BY-NC-SA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *